5 Momen Mengejutkan di Manga Tokyo Ghoul

Saya yakin banyak berasal dari pembaca JOI yang telah kenal dengan serial Tokyo Ghoul. Manga yang gelap, penuh aksi, dan misteri ini sangat membawa dampak kita penasaran dengan kelanjutannya. Bagi yang belum tahu, mari saya jelaskan sedikit.

Tokyo Ghoul bercerita perihal Kaneki Ken, seorang mahasiswa biasa yang pada suatu hari beralih menjadi sesosok ghoul, makhluk pemakan manusia. Manga ini akan mempunyai kita menelusuri kehidupan para ghoul, pihak yang melawan ghoul, dan konflik batin di dalam diri Kaneki dan juga perjalanannya menemukan identitasnya.

5 Momen Mengejutkan di Manga Tokyo Ghoul

Di Jepang, manga ini tamat di dalam 14 volume sebelum dilanjutkan ke seri Tokyo Ghoul:re. Sementara di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh M&C yang volume 5-nya baru saja diterbitkan bulan lalu. Selain manga, Tokyo Ghoul juga telah diadaptasi menjadi anime, novel, sebagian OVA, dan akan menjadi film live-action juga.

Nah, berasal dari semua kejadian di komik ini, selanjutnya adalah 5 kejadian yang paling mengejutkan dan tak terduga.

Artikel ini mengandung spoiler, menjadi jikalau kalian tidak mendambakan terkena spoiler, jangan dibaca sampai habis.

1. Kematian Rize Kamishiro, Penyebab Kaneki Berubah Menjadi Ghoul

Peristiwa di awal cerita ini merupakan penyebab Kaneki beralih menjadi ghoul. Kaneki yang sekedar seorang mahasiswa biasa jatuh hati kepada Rize, gadis cantik yang punya hobi membaca buku. Setelah berkenalan, mereka pun menjadi akrab. Suatu hari, Rize tiba-tiba menyerang Kaneki dan terhubung identitasnya sebagai ghoul sebelum kelanjutannya tewas tertimpa balok-balok baja. Untuk menyelamatkan nyawa pemuda tersebut, organ Rize ditransplantasi ke tubuh Kaneki, dan membuatnya beralih menjadi ghoul yang dikatakan punya tubuh lebih kuat dan juga kemampuan regenerasi lebih tinggi berasal dari manusia. Jadi, apakah ghoul setangguh Rize yang dikenal sebagai ghoul berbahaya di pada ghoul lainnya sangat tewas tertimpa balok baja?

2. Berubahnya Kaneki Menjadi Ghoul Sepenuhnya

Kadar stres yang ekstrem akibat siksaan terus-menerus membawa dampak rambut Kaneki beralih putih. Walaupun rambut putih selanjutnya adalah penanda, perubahan yang berjalan pada Kaneki bukan cuma sekedar perubahan fisik. Kondisi kejiwaan Kaneki juga mengalami perubahan drastis. Saat disiksa oleh Yamori, sosok “Rize” di di dalam dirinya konsisten menghantuinya dan memperlihatkan kelemahannya yang tidak bisa berbuat apa-apa. Rize meyakinkan Kaneki untuk melenyapkan ideologinya yang senantiasa menyalahkan dirinya saat orang lain terluka. Dengan terima “Rize”, pandangan Kaneki pada dunia menjadi berubah. Dia memastikan untuk melenyapkan sisi menusianya dan hidup semuanya sebagai ghoul.

3. Kematian Nagachika Hideyoshi

Hide, kawan baik Kaneki, bergabung dengan CCG untuk tahu keberadaan Kaneki yang menghilang tiba-tiba. Saat CCG menyerang Anteiku, Hide bertemu lagi dengan Kaneki yang terluka parah. Hide tahu Kaneki telah beralih menjadi ghoul, namun senantiasa mengajaknya untuk pulang. Di sedang kesadarannya yang tidak stabil, Kaneki menghendaki Hide untuk pergi supaya tidak menyakitinya. Begitu tersadar kembali, sosok Hide telah tiada, lukanya menghilang, dan Kaneki bisa merasakan rasa darah di mulutnya.

Walaupun banyak pembaca yang berspekulasi bahwa Kaneki kelanjutannya memakan Hide, perihal selanjutnya belum bisa dipastikan kebenarannya dan Hide pun masih dinyatakan “menghilang”. Berbeda dengan versi anime-nya yang secara tahu memperlihatkan kematian Hide.

4. Dokter Kanou dan Para Ghoul Bermata Satu

Pada chapter 1, kita bisa memandang Dokter Kanou mentransplantasi organ tubuh Rize ke Kaneki demi menyelamatkan nyawa pemuda tersebut. Walaupun pada awalnya Dokter Kanou dideskripsikan sebagai dokter yang sangat mendambakan menyelamatkan pasien, meski wajib melakukan perihal yang tidak etis sekalipun, pada kelanjutannya diketahui bahwa Dokter Kanou cuma menganggap Kaneki sebagai kelinci percobaannya di dalam membawa dampak ghoul bermata satu. Dialah dalang di balik kemunculan para ghoul bermata satu seperti Kurona dan Nashiro Yasuhisha. Dia mau melakukan penelitian kejam kepada ratusan lebih-lebih ribuan orang demi raih hasil penelitian yang sukses. Baginya, Kaneki adalah hasil penelitian terbaiknya.

5. Kematian Kaneki

Peristiwa yang berjalan di penghujung manga Tokyo Ghoul ini mungkin adalah moment paling mengejutkan waktu manga ini diterbitkan. Bagaimana tidak? Sang tokoh utama yang merupakan pusat cerita pada kelanjutannya tewas terbunuh!

Kaneki kelanjutannya dikalahkan oleh investigator terkuat CCG, Arima Kishou. Hal ini diperkuat dengan percakapan internal Kaneki yang berjalan pada chapter 140. Tentunya perihal ini membawa dampak banyak pembaca masih belum semuanya terima kematian Kaneki dan bertanya-tanya apakah manga ini sangat akan berakhir dengan tragedi. Namun, perihal ini kemudian terjawab di seri manga Tokyo Ghoul berikutnya, Tokyo Ghoul:re dengan tokoh utama bernama Haise yang dikabarkan sama dengan Kaneki.

Silahkan kunjungi MangaMon buat kalian yang mendambakan membacanya secara resmi dan online di dalam bhs Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

https://sites.google.com/view/ctmastarformation3/schedule https://sites.google.com/view/prem-ventures-nsf-seed-grant/ https://sites.google.com/view/uptownchristmastrees/ https://sites.google.com/view/schev-tempsite/home https://sites.google.com/view/worldbankspringmeeting/ https://sites.google.com/view/a-systems-approach-to-biology/ https://sites.google.com/view/a-systems-approach-to-biology/ https://tractgames.weebly.com/ https://parmatours.weebly.com/ https://qsoftmart.weebly.com/ https://focushub.weebly.com/ https://agmyrekstem.weebly.com/ https://mikebaginy.weebly.com/ https://freedomofthefringe.weebly.com/ https://paveyourlane.weebly.com/ https://midnightstudios.weebly.com/